paragliding di Nusa Dua adalah salah satu aktivitas wisata udara paling diminati di Bali Selatan karena menawarkan kombinasi keamanan, pemandangan laut luas, dan akses yang mudah dari area resort. Aktivitas ini cocok untuk wisatawan lokal maupun internasional yang ingin merasakan sensasi terbang tanpa harus memiliki pengalaman sebelumnya.

Selain itu, paragliding di Bali di kawasan Nusa Dua dilakukan secara tandem bersama pilot profesional, sehingga wisatawan hanya perlu menikmati pemandangan tanpa memikirkan aspek teknis penerbangan.
Tentang Paragliding Di Nusa Dua, Bali selatan
Pada dasarnya, paragliding adalah aktivitas melayang di udara menggunakan parasut ringan dengan bantuan angin alami. Di Nusa Dua, paragliding memanfaatkan angin laut yang stabil dari Samudra Hindia, menjadikannya salah satu area terbaik untuk penerbangan wisata.
Lebih jauh lagi, seluruh penerbangan dilakukan dengan standar keselamatan tinggi, mulai dari briefing sebelum terbang, pengecekan angin, hingga penggunaan perlengkapan berstandar internasional.
Paragliding di Nusa Dua tersedia setelah musim hujan berakhir, di mana arah angin mulai mendukung untuk melakukan aktivitas. Biasanya mulai pada bulan April sampai Oktober.
Lokasi terbang paralayang di Nusa Dua
paragliding di Nusa Dua secara teknis berada di kawasan Bukit Selatan Bali yang memiliki kontur tebing ideal dan angin laut yang stabil sepanjang musim tertentu.
Area terbang tepat di atas tebing pantai Gunung Payung , yang letaknya hanya sekitar 10–15 menit dari pusat kawasan Nusa Dua. Lokasi ini dipilih karena memiliki jalur lepas landas yang aman, ruang terbuka luas, serta arah angin yang konsisten, sehingga sangat cocok untuk penerbangan tandem bagi pemula maupun wisatawan yang baru pertama kali mencoba paragliding.
Selain itu, keunggulan lokasi paragliding di sekitar Nusa Dua terletak pada panoramanya yang terbuka ke Samudra Hindia, dengan garis pantai panjang, resort mewah, dan laut biru sebagai latar utama selama penerbangan.
Dari udara, peserta dapat melihat area pesisir Nusa Dua hingga bagian selatan Bali, terutama saat cuaca cerah atau menjelang matahari terbenam. Dengan kondisi tersebut, paragliding di Nusa Dua tidak hanya menawarkan sensasi terbang yang stabil dan aman, tetapi juga pengalaman visual yang eksklusif dan sangat berkesan bagi wisatawan lokal maupun internasional. Aktivitas paragliding di sini biasanya sudah mulai pada pukul 10.00 sampai 17:00
Harga paket paragliding di Nusa Dua
harga paket paragliding di Nusa Dua umumnya bervariasi tergantung pada durasi penerbangan dan fasilitas yang disertakan dalam paket tersebut. Untuk paket standar tandem paragliding, wisatawan biasanya membayar antara Rp 900.000 hingga Rp 1.800.000 per orang, yang sudah mencakup briefing keselamatan, perlengkapan standar internasional, serta penerbangan bersama pilot bersertifikat.
Daftar harga paragliding dan pemesanan online bisa cek disini
Recommended products
Harga belum termasuk jasa antar jemput dari dan ke hotel, jadi pastikan punya budget lebih untuk transportasinya. Untungnya sekarang transportasi online sudah tersedia di areal ini, jadi bisa di pertimbangkan untuk naik Gojek/Grab, Atau sewa Driver jika berkunjung lebih dari 1 tempat ke tempat lainya.
Review/Ulasan tentang paralayang di Nusa Dua
Banyak wisatawan memberikan ulasan positif tentang pengalaman paragliding di Nusa Dua karena kesan keselamatan dan pemandangan yang spektakuler. Selain itu, sejumlah besar pengunjung menyebut bahwa pilot yang profesional membuat mereka merasa tenang sejak briefing awal hingga mendarat dengan mulus, bahkan bagi yang baru pertama kali terbang.
Namun demikian, sebagian kecil wisatawan memberikan review kurang puas terkait pengalaman paragliding di Nusa Dua, terutama karena cuaca yang berubah-ubah dan mengakibatkan penjadwalan ulang atau pembatalan penerbangan.
Di samping itu, ada pula ulasan yang mengeluhkan harga paket yang terasa tinggi jika dibandingkan dengan durasi terbang yang relatif singkat. Meskipun keselamatan tetap dijaga oleh pilot. Meskipun demikian, kritik ini umumnya lebih berkaitan dengan ekspektasi pribadi daripada masalah keselamatan nyata dari aktivitas itu sendiri.






