Pura Ulun Danu Beratan menjadi magnet wisata yang memikat ribuan pengunjung setiap bulan. Keindahan pura yang tampak seolah mengapung di atas Danau Beratan menarik perhatian wisatawan lokal maupun mancanegara. Udara sejuk pegunungan Bedugul menyambut setiap pengunjung yang datang, sementara bayangan pura yang terpantul di permukaan air menghadirkan panorama yang menenangkan. Dengan daya tarik alam dan nilai spiritual yang kuat, Pura Ulun Danu Beratan menjadi salah satu ikon utama pariwisata Bali.
Sejarah dan Latar Belakang
Masyarakat Bali pada abad ke-17 mendirikan Pura Ulun Danu Beratan pada masa pemerintahan kerajaan setempat sebagai wujud penghormatan kepada Dewi Danu — dewi air yang dipercaya mengatur sumber-sumber air dan kesuburan tanah. Pada masa itu, wilayah Bedugul memegang peranan penting sebagai pusat sistem irigasi Subak yang menopang kehidupan pertanian masyarakat Bali. Karena itu, masyarakat setempat menjadikan Pura Ulun Danu Beratan sebagai tempat utama untuk memohon kesejahteraan dan kelancaran aliran air.
Dokumen dan tradisi lisan setempat mengisahkan bahwa para leluhur Bali sering mengadakan ritual besar di Danau Beratan untuk meminta perlindungan dari gangguan alam dan kondisi cuaca ekstrem. Pura ini kemudian berkembang menjadi kompleks suci yang terdiri dari beberapa bangunan penting, termasuk meru bertingkat yang melambangkan penghormatan tertinggi kepada Dewi Danu. Selama berabad-abad, ritual tersebut terus berlangsung dan menjadi bagian dari siklus keagamaan masyarakat Bali.
Hingga kini, masyarakat Bali melestarikan Pura Ulun Danu Beratan sebagai salah satu pusat spiritual terpenting yang menghubungkan manusia, alam, dan kekuatan ilahi. Upacara besar seperti piodalan, persembahan air, dan ritual adat masih rutin dilaksanakan — memperkuat kedudukan pura ini sebagai simbol kesakralan yang tak lekang oleh waktu.
Lokasi dan Lingkungan Alam
Pura Ulun Danu Beratan berdiri kokoh di tepi Danau Beratan, Desa Candikuning, Bedugul, Kabupaten Tabanan. Suasana pegunungan yang berkabut mengelilingi kawasan pura dan menciptakan pemandangan dramatis, terutama pada pagi hari. Lingkungan dengan suhu yang lebih sejuk dibanding dataran rendah Bali menawarkan pengalaman berbeda bagi wisatawan. Danau Beratan sendiri mengalirkan ketenangan yang langsung terasa ketika pengunjung berjalan mendekati tepian air. Kombinasi udara sejuk, lanskap hijau, dan permukaan air yang jernih memperkuat pesona magis Pura Ulun Danu Beratan.
Daya Tarik Pura Ulun Danu Beratan Bali
1. Pura yang Tampak Mengapung di Atas Danau
Pura Ulun Danu Beratan menampilkan pesona unik karena posisinya yang sangat dekat dengan permukaan danau. Ketika air naik, pura ini terlihat mengapung, sehingga banyak wisatawan mengabadikan momen tersebut sebagai foto ikonik.
2. Pemandangan Alam Pegunungan yang Sejuk
Lingkungan Bedugul yang berhawa dingin menawarkan suasana berbeda dari kebanyakan wilayah Bali. Kabut tipis yang sering turun di pagi hari menciptakan nuansa magis yang membuat pengunjung merasa lebih dekat dengan alam.
3. Arsitektur Tradisional Bali yang Memukau
Bangunan suci dengan meru bertingkat memperlihatkan karakter kuat arsitektur Bali. Detail ukirannya menunjukkan nilai estetika dan filosofi masyarakat Hindu Bali yang masih terjaga hingga kini.
4. Danau Beratan yang Tenang dan Indah
Danau yang mengelilingi pura menambah keindahan tempat ini. Banyak wisatawan menikmati suasana tenang sambil berjalan di tepi danau atau menaiki perahu untuk melihat pura dari sudut yang berbeda.
5. Taman dan Area Hijau yang Terawat
Area sekitar pura menyajikan taman bunga yang rapi dan cantik. Pengunjung sering menghabiskan waktu untuk bersantai, berfoto, atau sekadar menikmati udara segar di ruang terbuka.
6. Spot Foto Ikonik untuk Wisatawan
Setiap sudut lokasi ini memberikan latar foto yang menarik. Siluet pura dengan latar pegunungan, pantulan air danau, serta kabut pagi menjadi daya tarik utama bagi pemburu foto estetis.
7. Kegiatan Adat dan Nilai Spiritualitas
Pada waktu tertentu, masyarakat lokal menggelar upacara adat di area pura. Wisatawan dapat menyaksikan ritual tersebut dan merasakan secara langsung kekuatan spiritual yang mengalir dari budaya Bali.
8. Fasilitas Wisata yang Lengkap
Pihak pengelola menyediakan fasilitas seperti area parkir luas, toilet, taman bermain, restoran, dan toko suvenir. Fasilitas ini mendukung kenyamanan pengunjung selama berada di kawasan pura.
Aktivitas Wisata yang Bisa Dilakukan
- Menjelajahi area pura — wisatawan dapat menyusuri setiap sudut Pura Ulun Danu Beratan sambil menikmati arsitektur khas Bali dan ketenangan lingkungan sekitarnya.
- Berfoto di spot ikonik — banyak pengunjung mengambil foto dengan latar pura yang terlihat mengambang di danau; cahaya matahari pagi atau sore sering memberikan hasil foto terbaik.
- Mengelilingi danau dengan perahu / perahu wisata — pengunjung bisa menyewa perahu untuk menikmati panorama pura dari arah danau.
- Menikmati taman dan alam sekitar — sebagian area sekitar pura memiliki taman, area hijau, dan jalur jalan kaki untuk bersantai sambil menikmati udara segar dan pemandangan danau.
- Mengamati kegiatan adat — pada hari-hari tertentu, masyarakat Bali melaksanakan upacara adat di dalam area pura; pengunjung bisa menyaksikan dengan tetap menjaga sopan santun dan menghormati tradisi setempat.
Harga Tiket Masuk Pura Ulun Danu Beratan Bali
Tiket Masuk Wisatawan Domestik (WNI)
- Dewasa (hari biasa): Rp 40.000
- Dewasa (akhir pekan/libur): Rp 50.000
- Anak-anak: Rp 20.000
Tiket Masuk Wisatawan Mancanegara (WNA)
- Dewasa: Rp 75.000
- Anak-anak: Rp 50.000
Biaya Parkir
- Motor: Rp 3.000 – Rp 5.000
- Mobil: Rp 5.000 – Rp 10.000
Disini pihak pengelola menyediakan fasilitas pendukung bagi wisatawan, seperti area parkir, toilet, café atau warung, serta area jalan kaki yang nyaman. Beberapa lokasi menawarkan souvenir dan pilihan makanan ringan. Jalur pedestrian yang rapi memudahkan pengunjung menjelajah kawasan pura dan danau. Jika Anda datang sendiri atau bersama keluarga, fasilitas ini membantu membuat kunjungan lebih nyaman dan menyenangkan.
Tips Berkunjung
- Gunakan pakaian sopan untuk menghormati area suci pura.
- Bawa uang tunai dalam rupiah (IDR) — sebagian tiket dan fasilitas mungkin tidak menerima kartu.
- Siapkan jaket atau pakaian hangat karena udara di sekitar Pura Ulun Danu Beratan cenderung dingin.
- Jika membawa kendaraan, siapkan uang kecil untuk biaya parkir.
- Hormati ketentuan dan budaya lokal — hindari tingkah laku yang tidak pantas di area pura.
Pura Ulun Danu Beratan menghadirkan pengalaman wisata yang memadukan keindahan alam, arsitektur tradisional, dan kekayaan spiritual Bali. Tempat ini mengajak setiap pengunjung untuk menikmati suasana damai sambil mempelajari budaya lokal yang masih terjaga. Dengan fasilitas lengkap dan harga tiket yang terjangkau, Pura Ulun Danu Beratan mampu menarik perhatian wisatawan dari berbagai daerah. Jika Anda ingin merasakan ketenangan dan keindahan Bali dalam satu lokasi, kunjungan ke Pura Ulun Danu Beratan akan memberikan pengalaman yang tak terlupakan.
Pura Ulun Danu Beratan adalah salah satu pura ikonik di Bali. Jika kamu ingin menemukan pura lainnya di Bali, baca juga daftar lengkap pura di Bali yang wajib dikunjungi
FAQ – Pura Ulun Danu Beratan Bali
1. Di mana lokasi Pura Ulun Danu Beratan?
Pura Ulun Danu Beratan berdiri di tepi Danau Beratan, Desa Candikuning, Bedugul, Kabupaten Tabanan, Bali. Lokasinya mudah dijangkau dari berbagai daerah di Bali dan menawarkan pemandangan pegunungan yang sejuk.
2. Berapa harga tiket masuk Pura Ulun Danu Beratan?
- WNI (dewasa): Rp 40.000–50.000
- WNI (anak): Rp 20.000
- WNA (dewasa): Rp 75.000
- WNA (anak): Rp 50.000
Selain tiket masuk, pengunjung membayar biaya parkir sekitar Rp 3.000–Rp 10.000 tergantung kendaraan.
3. Aktivitas apa saja yang bisa dilakukan di Pura Ulun Danu Beratan?
Pengunjung dapat menjelajahi area pura, mengabadikan foto di spot ikonik, berkeliling Danau Beratan dengan perahu, menikmati taman dan pemandangan hijau, serta menyaksikan upacara adat ketika berlangsung.
4. Kapan waktu terbaik untuk berkunjung?
Waktu terbaik adalah pagi hari, karena pengunjung dapat menikmati udara sejuk, kabut tipis yang magis, dan suasana lebih tenang. Musim kemarau menawarkan pemandangan cerah, sementara musim hujan memberikan nuansa kabut yang dramatis.
5. Apakah pengunjung perlu berpakaian khusus?
Pengunjung disarankan menggunakan pakaian sopan karena Pura Ulun Danu Beratan merupakan tempat suci. Pengunjung yang menghormati aturan ini akan mendapatkan pengalaman yang lebih menyenangkan.
6. Apakah ada fasilitas untuk wisatawan?
Ya, pengelola pura menyediakan area parkir, toilet, restoran, toko suvenir, jalur pedestrian, dan taman yang rapi. Semua fasilitas ini memudahkan pengunjung selama kunjungan.
7. Apakah Pura Ulun Danu Beratan ramai dikunjungi wisatawan?
Ya, pura ini selalu ramai terutama pada akhir pekan dan hari libur. Untuk menghindari keramaian, wisatawan disarankan datang di pagi hari atau hari biasa.
