Pura Tanah Lot Bali selalu berhasil menarik perhatian siapa pun yang menginjakkan kaki di pulau dewata. Setiap hari, wisatawan dari berbagai negara mengunjungi kompleks pura ini untuk menyaksikan harmoni budaya Bali dan panorama alam yang menakjubkan. Di sini, laut, tebing, dan situs suci berpadu membentuk pemandangan ikonik yang tidak Anda temukan di tempat lain.
Begitu Anda tiba, Anda langsung merasakan atmosfer khas Bali: angin laut yang bergerak lembut, deburan ombak yang terus menghantam batu karang, dan siluet pura yang berdiri gagah di tengah lautan. Semua elemen ini menciptakan pengalaman wisata yang tak hanya indah dipandang, tetapi juga menyentuh sisi spiritual.
Sejarah dan Makna Pura Tanah Lot Bali
Pura Tanah Lot Bali menyimpan kisah yang sangat terkenal dalam perjalanan sejarah Hindu di Bali. Legenda menyebutkan bahwa Dang Hyang Nirartha, seorang pendeta besar, tiba di kawasan pesisir ini dan menemukan batu karang besar yang dianggap sebagai lokasi sangat sakral. Ia kemudian mendirikan pura sebagai tempat memuja Dewa Baruna, penguasa laut.
Masyarakat Bali terus menjaga situs ini secara turun-temurun. Mereka melaksanakan ritual suci dengan penuh hormat, memastikan nilai spiritualnya tetap hidup hingga sekarang.
Makna Spiritual bagi Umat Hindu
Pura Tanah Lot bukan hanya simbol wisata, melainkan pusat spiritual yang sangat penting. Umat Hindu Bali menggunakan area pura untuk sembahyang dan pelaksanaan upacara tertentu. Selama perayaan hari besar keagamaan, kompleks ini dipenuhi umat yang datang untuk memohon keselamatan, harmoni, dan perlindungan.
Atmosfer suci yang terpancar dari pura ini membuat banyak wisatawan ikut merasakan kedamaian saat berada di sekitarnya.
Daya Tarik Utama Pura Tanah Lot Bali
1. Pura di Atas Batu Karang yang Ikonik
Daya tarik terbesar Pura Tanah Lot Bali terletak pada lokasinya yang sangat unik. Pura ini berdiri di atas batu karang besar, tepat di tepi laut. Ketika air pasang, pura tampak seperti “mengapung” di tengah lautan. Gelombang yang terus bergerak menghasilkan pemandangan dramatis yang mampu memikat perhatian setiap pengunjung.
Anda bisa berjalan mendekati area bawah pura ketika air surut. Di kesempatan ini, banyak wisatawan mengambil foto terbaik mereka.
2. Sunset Terindah di Bali
Tanah Lot terkenal sebagai salah satu spot sunset terbaik di Indonesia. Saat matahari mulai turun, langit berubah menjadi jingga keemasan, menciptakan siluet pura yang sangat cantik. Wisatawan selalu memanfaatkan momen ini untuk mengabadikan foto spektakuler.
Jika Anda penggemar fotografi, datanglah antara pukul 17.00–18.30 untuk mendapatkan cahaya paling ideal.
3. Kompleks Pura Kecil di Sekitarnya
Tidak hanya satu, kawasan Tanah Lot memiliki beberapa pura lain seperti Pura Batu Bolong dan Pura Enjung Galuh. Anda bisa menjelajahi setiap pura sambil menikmati pemandangan pesisir yang memesona.
4. Pertunjukan Kecak Saat Senja
Beberapa hari dalam seminggu, kawasan ini menggelar pertunjukan Tari Kecak yang memukau. Dengan latar sunset, tarian tradisional ini terasa jauh lebih magis dan penuh energi.
Harga Tiket Masuk Pura Tanah Lot Bali
• Warga Negara Indonesia (WNI) – Dewasa: Rp 30.000
• WNI – Anak-anak: Rp 20.000
• Wisatawan Mancanegara – Dewasa: Rp 75.000
• Wisatawan Mancanegara – Anak-anak: Rp 40.000
• Parkir Motor: Rp 3.000
• Parkir Mobil: Rp 5.000
Jam Operasional: Setiap hari, pukul 07.00 – 19.00 WITA.
Rute & Cara Menuju Pura Tanah Lot Bali
Pura Tanah Lot terletak di Desa Beraban, Kecamatan Kediri, Kabupaten Tabanan, Bali. Lokasinya berada di pesisir barat Pulau Bali. Jika berkunjung ke Pura ini, biasanya dapat di kombinasikan dengan mengunjungi Pura Taman Ayun di mengwi dan Pura Ulun Danu Beratan di Bedugul
Anda bisa menuju Tanah Lot dari berbagai area di Bali, misalnya:
- Dari Kuta / Legian: sekitar 45–60 menit (tergantung lalu lintas). Ikuti rute menuju Canggu lalu terus ke arah Tanah Lot.
- Dari Canggu: sekitar 20–25 menit — rutenya santai dan mudah.
- Dari Denpasar: kira-kira 45 menit jika lalu lintas normal.
- Dari Bandara Ngurah Rai: biasanya 60–75 menit, tergantung kondisi jalan.
Transportasi bisa menggunakan motor, mobil rental, atau mengikuti paket tur harian. Jika Anda datang saat sore untuk sunset, usahakan berangkat paling lambat 15.30 agar tidak terjebak macet dan mendapat spot terbaik.
Tips Hemat & Cerdas ke Pura Tanah Lot
- Datang pagi atau siang (sebelum 15.00) jika ingin suasana lebih tenang dan sejuk — cocok untuk berjalan santai atau foto tanpa keramaian.
- Datang sore (sekitar 16.30–17.00) untuk dapat menikmati sunset spektakuler tanpa terlalu padat pengunjung — dan bisa langsung menunggu matahari terbenam di tebing.
- Bawa uang tunai — meski beberapa tempat mungkin menerima pembayaran non-tunai, banyak kios parkir dan warung lokal hanya menerima cash.
- Gunakan alas kaki yang nyaman dan aman — jalur menuju area pura melewati tangga dan area berbatu/basah.
- Pantau pasang surut laut — karena ketika air pasang, akses ke area batu karang bisa tertutup.
Pura Tanah Lot Bali bukan hanya tempat wisata biasa — ia adalah lambang keindahan alam, budaya, dan spiritual Bali dalam satu paket. Dengan biaya tiket yang relatif terjangkau dan akses mudah, Anda bisa mendapatkan pengalaman penuh: laut, sunset, sejarah, dan kedamaian budaya Bali.
Jika Anda merencanakan liburan ke Bali, jangan lupa masukkan Pura Tanah Lot ke daftar prioritas — dan siap-siap jatuh cinta pada magisnya sunset di tepi laut dan bentang alam yang tiada duanya.
Jika kamu ingin mengetahui destinasi wisata Pura lainnya di Bali, baca selengkapnya di Daftar pura menarik di Pulau Bali.
FAQ – Pura Tanah Lot Bali
1. Apa itu Pura Tanah Lot Bali?
Pura Tanah Lot adalah pura laut yang berdiri di atas batu karang besar di pesisir barat Bali. Tempat ini terkenal sebagai ikon wisata Bali, terutama untuk melihat sunset.
2. Berapa harga tiket masuk Pura Tanah Lot 2025?
Harga tiket untuk WNI dewasa Rp 30.000 dan anak-anak Rp 20.000. Wisman dewasa Rp 75.000 dan anak-anak Rp 40.000. Parkir motor Rp 3.000 dan mobil Rp 5.000.
3. Jam berapa Pura Tanah Lot buka?
Pura Tanah Lot buka setiap hari dari pukul 07.00 – 19.00 WITA.
4. Apa waktu terbaik untuk berkunjung ke Pura Tanah Lot?
Waktu terbaik adalah sore hari, sekitar pukul 17.00 – 18.30, untuk menikmati sunset. Jika ingin suasana lebih sepi, datanglah pagi antara pukul 07.00 – 10.00.
5. Bisakah pengunjung masuk ke dalam pura utama?
Tidak. Area utama pura hanya boleh dimasuki umat Hindu yang sedang melakukan persembahyangan. Wisatawan hanya dapat menikmati area sekitar pura.
6. Apakah Pura Tanah Lot cocok untuk anak-anak dan keluarga?
Ya, sangat cocok. Kawasan luas, pemandangan indah, dan fasilitas wisata lengkap membuatnya ramah keluarga.
7. Apakah bisa menyeberang ke batu karang tempat pura berada?
Bisa, tetapi hanya saat air laut surut. Saat pasang, akses ditutup demi keamanan.
8. Berapa lama waktu ideal untuk berkunjung di Tanah Lot?
Rata-rata 1–2 jam untuk eksplorasi dan foto, atau 2–3 jam jika ingin menikmati sunset.
9. Apakah ada restoran atau toko di sekitar area?
Ada banyak restoran, café, dan toko suvenir di sekitar kawasan Tanah Lot.
10. Apakah Pura Tanah Lot dekat dengan Canggu?
Ya, hanya sekitar 20–25 menit dari Canggu dengan motor atau mobil.